Tuesday, April 21, 2015

Inilah Kebiasaan yang Dapat Merusak Ginjal

ginjal
Ginjal adalah sepasang organ tubuh manusia berbentuk seperti kacang, yang terletak di rongga perut bagian atas tepat di bawah tulang rusuk, masing-masing satu di setiap sisi tulang belakang. Ginjal bertugas mendetoksifikasi (mengeluarkan racun) darah dan membantu tubuh dalam menyaring produk limbah melalui urin.

Fungsi utama lain dari ginjal adalah membuang kelebihan cairan dari tubuh. Mereka juga membantu mempertahankan kondisi cairan ketika tubuh membutuhkan lebih banyak.

Selain itu, ginjal membantu mengatur kadar mineral seperti kalsium dan fosfat dalam tubuh. Mereka juga memproduksi hormon-hormon penting yang membantu mengatur fungsi tubuh seperti tekanan darah dan membuat sel-sel darah merah membawa oksigen dan nutrisi penting ke seluruh tubuh.

Untuk tetap sehat, adalah penting untuk menjaga ginjal berfungsi dengan baik. Beberapa gejala umum yang dapat menunjukkan masalah ginjal adalah perubahan warna dan kuantitas urin anda, pusing, muntah, anemia, gangguan pernapasan, sering merasa kedinginan, kelelahan, kulit gatal, bau mulut dan sakit yang tiba-tiba dalam tubuh.

Jika anda mengalami gejala-gejala tersebut, konsultasikan dengan dokter anda untuk mendiagnosa kemungkinan penyakit ginjal.

Ada banyak alasan di balik masalah ginjal, diantaranya adalah kebiasaan-kebiasan buruk yang sering orang lakukan yang dapat memicu kerusakan untuk ginjal mereka.

Berikut adalah 10 kebiasaan umum yang dapat merusak ginjal:

1. Tidak mengosongkan kandung kemih anda tepat waktu

Membiarkan kandung kemih penuh untuk waktu yang lama atau menunda keinginan untuk buang air kecil adalah salah satu alasan utama di balik kerusakan ginjal.

Ketika urin tetap dalam kandung kemih untuk waktu yang lama, hal ini dapat menyebabkan bakteri di urin berkembang biak. Pada gilirannya, bakteri ini berbahaya karena dapat menyebabkan infeksi saluran kemih atau infeksi ginjal. Selain itu, membiarkan urin untuk waktu yang lama akan meningkatkan tekanan pada ginjal dan kemungkinan terburuk dapat menyebabkan gagal ginjal dan inkontinensia.

Jika anda terbiasa menunda untuk menanggapi panggilan alam ini, saatnya untuk memperbaiki demi kepentingan ginjal anda. Tidak peduli seberapa sibuknya anda, dengarkan sinyal panggilan alam ini dan turuti mereka.

2. Kurangnya Pemasukan Air

Tidak minum jumlah air yang cukup juga dapat menyebabkan kerusakan yang besar untuk ginjal anda. Fungsi utama dari ginjal adalah untuk mengeluarkan sisa metabolisme dari tubuh dan mengatur produksi eritrosit.

Ketika tubuh kekurangan air, darah akan menjadi kental, mengakibatkan aliran darah yang menuju ginjal berkurang. Hal ini akan menghambat kemampuan ginjal untuk menghilangkan racun dari tubuh, dan efeknya adalah masalah kesehatan pada tubuh anda yang lebih sering.

Menurut National Kidney Foundation, orang dewasa yang sehat harus minum setidaknya 10 sampai 12 gelas sehari cairan untuk menjaga ginjal tetap sehat dan tubuh terhidrasi dengan baik. Namun, perlu diingat bahwa minum terlalu banyak air juga bisa mengakibatkan ginjal anda bekerja keras. Jadi, jangan berlebihan.

3. Konsumsi Garam yang Tinggi

Secara teratur makan terlalu banyak garam juga dapat menyebabkan kerusakan besar untuk ginjal anda serta masalah kesehatan lainnya. Ginjal memetabolisme 95 persen natrium yang dikonsumsi melalui makanan.

Ketika asupan garam tinggi, ginjal harus bekerja ekstra keras untuk mengeluarkan kelebihan garam. Hal ini pada gilirannya dapat menyebabkan fungsi ginjal menurun dan penimbunan air dalam tubuh. Penimbunan air dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah dan meningkatkan risiko penyakit ginjal.

Studi juga menunjukkan bahwa asupan garam meningkatkan jumlah protein urin, salah satu risiko utama berkembangnya penyakit ginjal.

Jumlah garam yang disarankan tidak lebih dari 5 gram per hari. Lebih dari jumlah ini berbahaya bagi ginjal serta kesehatan anda secara keseluruhan. 1 sendok teh garam adalah sekitar 6 gram.

4. Menggunakan Analgesik Secara Rutin

Banyak dari kita memiliki kebiasaan mengkonsumsi analgesik (obat penghilang rasa sakit) untuk mengontrol rasa sakit serta mengurangi demam dan peradangan. Tapi ini bisa merusak organ-organ tubuh yang berbeda, termasuk ginjal.

Penelitian menunjukkan bahwa analgesik dapat mengurangi aliran darah ke ginjal dan fungsi ginjal memburuk. Selain itu, penggunaan analgesik secara berlebih dan jangka panjang dapat menyebabkan gagal ginjal akut atau penyakit ginjal kronis.

Jika anda mengalami penurunan fungsi ginjal, jangan mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit tanpa meminta saran dokter Anda. Bahkan dengan fungsi ginjal yang normal sekalipun, analgesik harus digunakan atas petunjuk dokter, pada dosis serendah mungkin dan untuk waktu yang singkat.

5. Diet Tinggi Protein

Protein baik untuk kesehatan anda, tetapi konsumsi berlebihan daging merah dan makanan berbasis protein lainnya dapat meningkatkan risiko terkena penyakit ginjal.

Salah satu peran dari ginjal adalah untuk metabolisme dan mengeluarkan nitrogen dari pencernaan protein. Asupan protein yang tinggi akan meningkatkan beban metabolik ginjal dengan secara kronis meningkatkan tekanan glomerulus dan hiperfiltrasi. Hal ini pada gilirannya meningkatkan risiko penyakit ginjal.

Jadi, batasi asupan daging merah untuk kesehatan ginjal anda secara keseluruhan. Selain itu, mereka yang memiliki masalah ginjal harus menghindari makan daging merah karena dapat memperburuk kondisi.

6. Minum Alkohol Secara Berlebihan

Minum alkohol secara berlebihan dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan pada ginjal. Alkohol adalah racun yang menempatkan banyak tekanan pada ginjal dan hati.

Ketika anda minum minuman beralkohol dalam jumlah yang tinggi, hal itu menyebabkan asam urat disimpan dalam tubulus ginjal, yang membawa pada obstruksi tubular. Hal ini pada gilirannya meningkatkan risiko gagal ginjal. Selain itu, alkohol menyebabkan dehidrasi dan mengganggu fungsi normal dari ginjal.

7. Merokok

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, merokok buruk bagi hampir setiap organ tubuh, termasuk ginjal. Beberapa studi telah menunjukkan hubungan antara merokok dan penyakit ginjal.
Bahkan, merokok merupakan faktor utama di balik penyakit ginjal tahap akhir (ESRD, End Stage Renal Disease), menurut American Association of Kidney Patients (AAKP).

Merokok meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung serta mengurangi aliran darah dan mempersempit pembuluh darah di ginjal. Ia bahkan bisa mempercepat hilangnya fungsi ginjal dan memperburuk penyakit ginjal yang ada.

Merokok tidak baik untuk setiap bagian tubuh anda, jadi sekarang saatnya untuk berhenti. Mintalah bantuan dari teman-teman, anggota keluarga atau profesional untuk membantu anda berhenti merokok.

8. Terlalu Banyak Mengkonsumsi Kafein

Terlalu banyak mengkonsumsi kafein dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, yang pada gilirannya akan menaruh beban pada ginjal. Seiring waktu, hal ini dapat merusak ginjal.

Bahkan, menurut sebuah studi tahun 2002 yang diterbitkan dalam Kidney International, konsumsi kafein memiliki hubungan yang kuat dengan batu ginjal. Kafein dapat meningkatkan ekskresi kalsium dalam urin.

Kafein dalam jumlah moderat tidak akan menyebabkan masalah kesehatan bagi kebanyakan orang. Anda dapat minum 1 sampai 2 cangkir kopi, 3 cangkir teh per hari. Juga, batasi asupan sumber kafein seperti minuman ringan, minuman energi, coklat, kakao dan beberapa jenis obat.

9. Mengabaikan Infeksi-infeksi yang Umum

Mengabaikan infeksi-infeksi yang umum seperti pilek, flu, batuk, faringitis, tonsilitis dan lain-lain juga dapat menyebabkan kerusakan besar untuk ginjal anda.

Bahkan, orang yang memiliki penyakit ginjal sering memiliki sejarah tidak beristirahat ketika mereka sakit. Selain itu, orang-orang dengan penyakit ginjal lebih sensitif terhadap perubahan cuaca dan sering menderita sakit.

Bakteri atau virus yang menyebabkan infeksi-infeksi umum dapat merusak ginjal jika pengobatan tidak dilakukan tepat waktu.

Lain kali jika anda menderita salah satu dari infeksi umum diatas, tangani dengan cepat dan tepat. Minum antibiotik dengan benar dan instirahatkan tubuh anda sampai anda merasa lebih baik.

10. Kurang Tidur

Karena gaya hidup yang sibuk, banyak orang mengabaikan pentingnya tidur. Tidur 6 sampai 8 jam setiap hari adalah penting untuk kesehatan anda secara keseluruhan.

Selama malam hari ketika anda tidur, pembaharuan jaringan organ terjadi. Oleh karena itu, ketika anda tidak mendapatkan tidur yang baik, akan mengganggu proses pembaharuan, mengakibatkan kerusakan ginjal dan organ lainnya.

Studi juga menunjukkan bahwa tidur malam yang kurang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah). Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan risiko penyakit ginjal.

Cobalah untuk menerapkan kebiasaan tidur yang sehat dan jaga keseimbangan antara kerja dan istirahat. Ini akan sangat membantu melindungi ginjal dari masalah kesehatan dan memungkinkan anda untuk hidup sehat.

Sumber : http://www.akuinginsukses.com/

No comments:

Post a Comment